SEJARAH DESA
Asal mula Tinco mulai pada abad ke IX dan X yang pada saat itu Lipo Maruangin merupakan Kepala Matua Maruangin, Lipo artinya Orang dari sebelah timur Sungai, Lipo Maruangin berubah setelah ada To Manurunge di Barugae yang namanya Tennaleppa Lila yang kemudian dijemput di Watua Maruangin tudang sipulung di Barugae yang maknanya mengevaluasi dan membuat taro di barugae dimana tidak akan membuat kekacauan.
Waktu dijemput To Manurunge berubahlah nama Lipo Maruanging menjadi Linco yang dalam artian Malliweng yang kemudian setelah itu Linco berubah menjadi Tinco, pada saat itu to Manurunge di angkat menjadi Arung Tinco.
To Manurunge kawin dengan Tenri Pakkua dimana merupakan anak dari Lipo Maruanging, Arung Tinco yang selaku pemimping memiliki keturunan yang diberi nama Latenrioja, kemudian Latenrioja kawin dengan Latuamuna Tomanurunge dan mulai memimpin pada abad ke XI, pasangan ini dikarunia anak yang diberi nama Latenri Lolang, pada abad ke XVI barulah Islam masuk dari Leworeng yang dipimpin Oleh Imam Abdul Kadir yang merupakan anak dari Kali Leworeng, kemudian Imam Abdul Kadir kawin dengan Anak Laterioja yaitu Latenri Lolang lalu membuat sebuah Tempat Ibadah diberi nama Langgar kemudian menjadi Allangkarakenge, dalam perkawinannya Imam Abdul Kadir dikaruniai beberapa Anak yaitu Laronggong, Petta Penne dan Petta Perenrengi.
Pada Tahun 1908 telah terjadi peperangan Arung Tinco melawan Belanda yang diangkat menjadi Arung Tinco saat itu adalah Petta Perenrengi.
Pada Tahun 1998 – 2003, Tinco masih bergabung dalam pemerintahan Desa Kampiri , dimana pada waktu itu Desa Kampiri terdiri dari 2 Dusun yaitu Dusun Kampiri dan Dusun Tinco, yang menjadi Kepala Desa saat itu adalah Bapak Muslimin,S.Ag.
Pada tahun 2003 terbentuklah Desa Tinco dari pemekaran Desa Kampiri, kemudian Desa Tinco dibentuk dua Dusun yakni Dusun Tinco dan Dusun Lakibong. Kemudian diadakan Pemilihan Kepala Desa Tinco yang pertama, dimana yang terpilih pada saat itu adalah Bapak A. Massaressung pada Periode 2003 – 2008 .
Setelah Periode 2003-2008 berakhir, dilanjutkan pemilihan Kepala Desa ke-2, dimana yang terpilih pada saat itu Bapak Mannahawu pada Periode 2008-2014.
setelah masa Jabatan Kepala Desa Tinco berakhir tahun 2014, diangkatlah pejabat Kepala Desa Tinco oleh Bupati Soppeng yaitu Muchris Zulkahfi, S.Ip.,M.Si, setelah Pejabat Pelaksana Kepala Desa Tinco (Muchris Zulkahfi,S.Ip.,M.Si) berakhir, diangkat Pejabat Pelaksana Kepala Desa Tinco oleh Bupati Soppeng yaitu Masri,S.Sos.M.Si, sampai terpilih kembali Kepala Desa yang baru periode 2017 – 2022 , dimana yang terpilih pada saat itu Bapak Mannahawu.
Pada tahun 2022 dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa Tinco dimana yang terpilih pada saat itu adalah Bapak Mannahawu periode 2023 – 2028.